Sebagai Mubalig atau Da’i

SEBAGAI MUBALIG ATAU DA’I

Kegiatan ini dimulai dengan mengikuti Kursus Da’wah Mahasiswa Islam Universitas Hasanuddin tahun 1965.

Pada Kursus ini dibimbing oleh Dosen-dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Alauddin Makassar dan ulama-ulama besar di Makassar.

Tahun 1965 ini saya mulai berkhotbah di masjid-masjid, sambil memper-dalam agama dengan mengikuti kajian-kajian dan dialog-dialog Tafsir Al Qur’an dan Al Hadits bersama Ulama-ulama kharismatik di Sulawesi Selatan atau yang datang dari Jawa, Sumatera dan lain-lain.

Ulama-ulama itu antara lain : Prof. Dr. Qurais Shihab, Dr. S. Madjidi, KH. Fathul Muin Dg Magading, KH. Abd. Djabbar Asyiri, KH.Bakri Wahid, KH. Syamsyu Marlin, KH. Djamaluddin Amin, KH. Sanusi Ma’gu’, Djama’in, Samir Imam Batua, para Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Qadir Gassing (Rektor IAIN), Prof. Dr. Muhyidin Zain, KH. Ahmad Muhammad, KH. Sanusi Baco LC, Prof. Dr. Hafid Al Hafidi dan banyak lagi yang lain.

Selain berkhotbah di masjid-majid di Kota Makassar dan Kabupaten2 se Sulawesi Selatan, juga mengisi ceramah-ceramah di kantor-kantor Pemerintah, Swasta, Perguruan Tinggi, RRI, TVRI, ditengah masyarakat desa, serta membawakan materi pada Seminar-seminar Keagamaan yang diadakan oleh komunitas Mahasiswa dan Organisasi Kemasyarakatan.

  1. Sebagai Mubalig, telah menyusun tulisan-tulisan berupa transkrip seperti :

1). Jamban Keluarga

2). Cara Berwudu

3). Cara Mandi dan Tayamum

4). Masbuq dalam Shalat Jamaah

5). Shalat Lail

6). Ukuran Panjangnya Shalat

7). Waktu-waktu Shalat

8). Shalat Dua Hari Raya.

9). Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw.

10). Hewan Sembelihan Dalam Agama Islam

11). Puasa Karena Membunuh tidak sengaja.

12). Islam dan Kesehatan

13). Pandangan Islam terhadap Immunisasi.

14). Narkoba dalam Pandangan Islam

15). Hikmat Allah.

16). Cara meningkatkan Iman.

Sampai pulang kampung dan berdomisili di Desa Bilalang 1 Kecamatan Kotamobagu Utara kegiatan ini berlanjut termasuk Kajian Al Qur’an yang sudah dibina sejak tahun 1972 di kediaman kami di Makassar.

Di Desa Bilalang 1 berusaha memotori pembangunan Masjid Amanah yang dijadikan pusat Dakwah.

Insya Allah fungsi Da’I ini dapat dijalankan sampai Allah SWT menghentikannya.

Iklan

One thought on “Sebagai Mubalig atau Da’i

  1. Ping-balik: Alhamdulillah | Bacaan Indah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s